Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Jepara Dwi Susilowati. Di Bumi Kartini, secara simbolis kegiatan itu akan dipusatkan di SDN 01 Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo. 

"Pelaksanaan imunisasi dilaksanakan dua kali. Pertama pada bulan Agustus dan berlanjut pada bulan September. Pada tahap pertama difokuskan pada anak usia sekolah, baik PAUD,SD/MI, SMP atau yang sederajat itu. Sementara untuk bulan September difokuskan untuk anak yang belum bersekolah, contohnya balita atau anak yang tidak lagi bersekolah akan tetapi umurnya di antara itu," katanya, Senin (31/7/2017).

 

Ia yakin bisa mencapai sasaran yang telah dicanangkan 100 persen. Pada bulan pertama harapannya semua murid sekolah yang dikunjungi tim imunisasi dapat mengikuti program tersebut. Sementara pada September, bagi yang belum mengikuti imunisasi bisa mengunjungi fasilitas kesehatan seperti posyandu ataupun puskesmas.

"Layanan imunisasi MR itu gratis, kalau di luar (dokter) kisaran harganya sekitar Rp 400 ribu. Namun dengan mengikuti program pemerintah, peserta tidak dipungut biaya apapun," tambahnya. Ditanya mengenai efek samping dari imunisasi MR, Dwi mengatakan tak akan berdampak buruk pada kesehatan. "Efeknya ringan sekali, mungkin hanya hanya bengkak sedikit pada bagian yang disuntik namun hari berikutnya pun sudah hilang," tuturnya. Guna menyukseskan bulan imunisasi MR, pihak Dinkes Jepara telah menggandeng dinas terkait seperti Disdikpora, Kemenag dan MUI untuk turut serta melakukan sosialisasi.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler