Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Taufik (37) mengatakan, kejadian tersebut disertai ledakan besar. Diduga ledakan tersebut berasal dari thinner yang juga tersimpan di bangunan berdimensi lebih kurang 30x40 meter itu.

"Kejadiannya sekitar jam empat sore. Saya sedang bermain pingpong di rumah yang berada di barat gudang. Tiba-tiba ada orang yang berteriak kebakaran. Saat saya lihat bangunan yang ada di sebelah rumah saya terbakar," ucapnya. 

Beruntung, pemadam kebakaran segera datang dan melokalisir api agar tidak merembet ke perumahan warga. Beberapa meubel juga berhasil diselamatkan dari amukan api, meski beberapa di antaranya ikut terbakar. 

Menurutnya, beberapa yang hendak menyelamatkan barang takut karena ada thiner di dalam bangunan itu. "Mungkin karena listrik, soalnya bangunan sedang kosong," ungkap Taufik

Sementara itu Sholikul (40) mengatakan, asap dari kebakaran itu terlihat dari rumahnya di Desa Dongos, Kecamatan Kedung yang berjarak satu kilometer. "Tadi jam empat sore, saya lihat ada asap, saya pikir itu pasti kebakaran, soalnya lain jika ada orang membakar sampah bentuknya," ceritanya. Warga sekitar Kasman (60) berujar, saat kejadian gudang memang tak ada orang. Hal itu karena setiap Jumat merupakan hari libur kerja. Ia mengatakan, pabrik tersebut merupakan kepunyaan Fakhrudin."Saat kejadian tidak ada orang, wong biasanya libur pas hari Jumat. Pas waktu itu, sebagian warga sekitar juga sedang melayat sehingga sampai di tempat sudah membesar," kata dia. Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler