Mengenaskan, Warga Perbatasan Jepara-Demak Terpaksa Gunakan Jembatan Darurat
Padhang Pranoto
Sabtu, 5 Agustus 2017 16:09:16
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Perlu diketahui, di wilayah itu sebelumnya terdapat sebuah jembatan permanen. Namun karena faktor usia dan dilintasi oleh sebuah truk, jembatan itu kemudian ambrol pada bulan Maret 2017.
Padahal jalur tersebut merupakan pemintas jika warga desa tersebut ingin ke wilayah Jepara, baik untuk aktivitas ekonomi ataupun bersekolah.
Oleh karenanya, warga Desa Rejosari akhirnya berswadaya untuk membangun jembatan darurat, dengan lebar 1,5 meter dan memiliki panjang sekitar 40 meter. Untuk melewatinya, warga pun harus bergantian jika menggunakan kendaraan bermotor.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



