Umat Budha Jepara Kecam Kejahatan Kemanusiaan di Myanmar
Padhang Pranoto
Rabu, 6 September 2017 16:15:38
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Mewakili umat Budha Jepara adalah Bhante Yatiko dari Keling dan Bhante Sujano dari Donorojo. Dalam pernyataan tersebut, ada lima sikap yang dibacakan didepan umat muslim, umat kristian, Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi dan Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adi Nugroho serta Dandim 0719 Jepara Letkol Infanteri Ahmad Basuki.
"Kami menyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintahan Myanmar karena membiarkan kejahatan (terhadap etnis rohingnya) terjadi, mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk terus menerus melakukan diplomasi sampai hak politik, ekonomi sebagai warga negara dikembalikan seperti sediakala, selain itu menuntut agar gelar nobel yang pernah diraih oleh pemimpin Myanmar dicabut karena gagal dan tak peduli pada nasib kemanusiaan. Turut mendoakan mereka yang telah gugur agar diampuni dosa-dosanya. Kami sebagai umat Budha di Jepara akan tetap memelihara persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI," ucap Yatiko.
Ikrar tersebut termaktub dalam tajuk Duka Rohingnya dan Suara Hati Umat Budha Jepara.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



