Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Keputusan ini tercipta setelah manajemen Persijap berdiskusi dengan pemain dan perwakilan suporter, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (09/09/2017) siang.

CEO Persijap Esti Puji Lestari mengungkapkan, para pemainnya masih sangat bersemangat dalam melakoni sisa pertandingan meski pada pertandingan terakhir melawan Persibat mereka disanksi kalah Walkout 0-3 atas tim tamu. 

"Komitmen ini sesuai dengan keinginan pemain, suporter dan masyarakat untuk bahwa kita harus meneruskan dan dapat menyudahi kompetisi dengan elegan. Kita akan meneruskan (keikutsertaan di Grup 3 Liga 2) meskipun ada kendala. Pemain juga menunjukan komitmen itu dan itu sudah cukup bagi saya," katanya.

Hal itu diamini oleh pelatih Persijap Carlos Raul Sciuccati. Menurutnya, komitmen dari anak asuh dan dukungan suporter merupakan bekal penting baginya untuk menyelesaikan pertandingan terakhir, meskipun timnya itu tetap akan turun kasta. 

"Saya sangat senang sekali dengan komitmen pemain, itu artinya kita akan kesana (Ciamis) dan berjuang sebagaimana kami mengawali musim ini," tuturnya. 

Ia menambahkan, timnya pun tetap melaksanakan latihan sebagaimana biasa meskipun frekuensinya berkurang menjadi satu kali sehari.  
Kapten Persijap Abdul Latif Hasyim mengatakan antusiasme tim menjelang laga terakhir. "Kami tetap bersemangat habiskan sisa pertandingan terakhir. Targetnya pasti peroleh poin," urainya. Perlu diketahui, Persijap diganjar WO atas lawannya Persibat dan denda sebesar Rp 100 juta oleh Komisi Disiplin PSSI. Hal itu karena Laskar Kalinyamat dinilai menolak melanjutkan pertandingan, di menit ke 90+3 karena tak puas atas keputusan wasit.Pada saat pertandingan Minggu (27/9/2017) , wasit Supriawan asal Malang menunjuk titik 12 pas di gawang tuan rumah, karena Pemain nomor 32 Persibat, Ishak Yustinus Mesak Djober terjatuh di kotak penalti, akibat singgungan dengan pemain Persijap Syarif Wijianto. Atas pelanggaran tersebut, Komisi Disiplin memutuskan Persijap melanggar pasal 56 juncto pasal 31 Kode Disiplin PSSI. Oleh karenanya klub berjuluk Laskar Kalinyamat itu dihukum kalah 0-3 atas lawannya Persibat Batang. Atas sanksi itu, manajemen Persijap pun melayangkan banding. Saat ini Persijap berada di trap ketujuh dari delapan tim, dengan koleksi 12 poin. Praktis tim yang berdiri sejak 1954 itu terancam degradasi turun ke Liga 3.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler