Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jasadnya baru bisa diangkat dari dalam sumur sedalam 18 meter pada Kamis (21/9/2017) malam. 

Pengangkatan jenazah dilakukan oleh personel gabungan dari BPBD Jepara, Basarnas, Ubaloka, Jepara Rescue dan pihak keamanan terkait.

Kejadian nahas itu terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 16.30 WIB. Hari tersebut, ayah dan ibu dari Raisa yakni Didin Susilo (25) dan Ani Nurmalasari (21) warga Dukuh Sumbang, Desa Bumiharjo-Keling mengajak anaknya pergi ke rumah kakeknya bernama Jariman (42) yang ada di Dukuh Congger.
Sore hari ketika Ani ingin memandikan anaknya. Ketika hendak dimandikan Raisa mencopot sandalnya dan ditaruh diatas sumur yang diberi penutup dari papan. Namun saat berdiri di atasnya, papan yang diduga sudah lapuk tak kuat menahan beban anak yang kini bersekolah di PAUD itu.Mengetahui hal tersebut, ibu korban meminta tolong kepada suami dan kakek korban. Karena dalamnya sumur, mereka tak mampu menyelamatkan Raisa dan meminta tolong kepada perangkat desa untuk selanjutnya melaporkan kejadian pada Polsek Keling.  Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler