Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ditemui di rumahnya di Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, ia tengah sibuk memperbaiki jaring ikan miliknya. Sunardi mengaku sudah sepekan tidak melaut.

"Arusnya kuat, tangkapan ikan sepi. Hal ini karena musim pancaroba sehingga memengaruhi kondisi di lautan. Sudah sepekan keadaannya seperti ini," tuturnya, Rabu (4/10/2017). 

Menurutnya, kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga setengah bulan ke depan. Selama masa tersebut ia mengaku memilih berdiam di rumah.

Jika nekat melaut, tak pelak ia hanya akan menanggung rugi, karena sudah mengeluarkan biaya solar, namun tak mendapatkan hasil. Ditambah lagi, kondisi arus kuat menyebabkan ikan berpindah ke tengah mendekati Pulau Karimunjawa.

"Dulu kalau normal berangkatnya jam 3 pagi, pulangnya jam 10 siang. Sekarang ada yang berangkat jam 12 malam, pulangnya jam 12 siang karena ikannya semakin ke tengah, jadi perjalanan yang ditempuh semakin jauh," tuturnya.Selama tak melaut, kebutuhan hidupnya akan dipenuhi dari tabungan melaut sebelumnya. Jika habis, ia terpaksa meminjam dari tetangga.Kondisi tersebut tak hanya dialami oleh Sunardi. Karnadi, nelayan lain memilih membetulkan kapal miliknya. Menurutnya, sudah dua hari ini ia tidak melaut. "Lautnya memang sedang berarus kuat. Jadi saya memilih untuk menepikan kapal saya dan membetulkan bagian yang rusak," ucapnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler