Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Pada tahun 2016 tercatat kematian ibu tercatat ada 14 kasus. Hal itu menempatkan Jepara berada di posisi ketiga dalam daftar jumlah AKI terendah di Provinsi Jawa Tengah," ujar Kepala Dinkes Jepara Dwi Susilowati, Jumat (6/10/2017).
Meskipun mengalami penurunan, dengan sembilan kasus sampai bulan Oktober 2017, akan tetapi jumlah itu bisa jadi meningkat. Namun demikian, Dinkes Jepara mengaku akan berusaha keras dalam menekan jumlah AKI hingga tiga bulan kedepan.
Satu di antara banyak upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan untuk menekan AKI adalah dengan membangun Rumah Tunggu Kelahiran (RTK), di Kelurahan Bulu. Tempat tersebut merupakan sarana rujukan awal bagi mereka yang hendak melahirkan, namun jauh dari jangkauan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit.
"Diharapkan jumlah kematian ibu semakin berkurang dan tidak terjadi lagi dalam kurun waktu tiga bulan mendatang, dan diwaktu yang akan datang," katanya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



