Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Terakhir kali aksi pungut sampah dilaksanakan di Pantai Semat. Hasilnya kami memungut sampah sekitar 50 kilogram. Sampah tersebut terserak hampir disepanjang areal tersebut," kata Kemal Eko, seorang pegiat GPS Jepara, Selasa (31/10/2017). 

Selain di Pantai Semat, kegiatan GPS yang telah dimulai sejak 2015 tersebut juga menyasar lokasi lain. Hasilnya sama, pelancong ataupun warga sekitar acuh terhadap sampah yang mereka hasilkan. Seperti di Pantai Teluk Awur dan Pantai Kartini. 

"Di Pantai Kartini kami melakukan kegiatan pembersihan sebanyak dua kali. Hasilnya sama, masih banyak sampah yang ditemukan. Di tempat pariwisata lain yakni Hutan Karet yang ada di Kelet, sampah wisatawan yang ditemukan bahkan mencapai satu truk, setelah hari raya Idul Fitri kemarin. Sampah dihasilkan oleh mereka yang berwisata tapi meninggalkan begitu saja sampahnya," imbuhnya. 

Selain rendahnya kesadaran pelancong, masih minimnya fasilitas tempat sampah. Hal itu menyebabkan wisatawan menjadi malas untuk mengurus sampah yang dihasilkan. Untuk mengurangi produksi sampah diperlukan intervensi dari pemerintah. Campur tangan itu, menurut Kemal, adalah upaya untuk memberikan contoh. "Turun tangan ikut mengajak warga dalam menjaga kebersihan itu penting. Seperti halnya walikota Bandung yang ikut ber-GPS. Ajak warga dalam kegiatan bersih-bersih tiap minggu sekali," tutup Kemal. Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler