Hebat, Produk Daur Ulang Sampah di Jepara Akan Dijadikan Oleh-oleh Wisatawan
Padhang Pranoto
Kamis, 9 November 2017 14:30:22
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal itu disampaikan oleh Kepala DLH Jepara Fatchurohman, Kamis (9/11/2017). Menurutnya, keberadaan bank sampah merupakan ikhtiar untuk mengurangi sampah yang terbuang ke penampungan akhir.
Meskipun dinilai bermanfaat, namun, selama ini bank sampah masih kesulitan memasarkan produknya. Untuk dapat menjual produk kreasi dari daur ulang sampah, maka bank sampah hanya mengandalkan penjualan langsung kepada masyarakat. Sementara, beberapa bank sampah justru berada di perdesaan yang jauh dari jangkauan.
"Pemasaran produk bank sampah sudah ada solusi pemasaran, ditampung di paguyuban bank sampah," kata dia.
Fatchurohman berkata, ada lebih kurang 90 bank sampah di Jepara. Sebagian besar mendaur ulang sampah anorganik. Salah satu cara untuk menyerap produk kerajinan maupun daur ulang sampah, adalah dengan mendirikan showroom atau ruang pamer.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



