Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Baru tahun ini kami bisa mendapatkan SIM D, sebelumnya belum pernah mendapatkannya. Adapun proses ujian dan pembuatan SIM telah berlangsung hari Kamis lalu," kata Koordinator Komunitas Bina Akses Budi Mulyo, Jumat (24/11/2017) siang.

Menurutnya, perolehan SIM D kali ini ada berkat bantuan dermawan yang juga mantan pebulu tangkis nasional Hariyanto Arbi. Dalam tempo dua jam, ia mengaku 15 peserta ujian sim bisa mendapatkan legalitas mengemudikan kendaraan tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun. 

Dikatakan Budi, banyak diantara penyandang disabilitas yang belum memiliki SIM D. Hal itu lantas berpengaruh pada mobilitas mereka saat akan keluar rumah. 

"Ya kalau hendak keluar rumah menggunakan kendaraan bermotor harus mlipir melewati gang tikus atau memilih waktu dimana tidak ada razia dari polisi. Dengan SIM ini alhamdulillah lebih mudah kita dalam bermobilitas kemana-mana," tuturnya. Kedepan, ia berharap agar dalam pelaksanaan ujian SIM D kepolisian dapat melakukan penjangkauan terhadap mereka. Sebab, banyak diantara komunitas difabel yang berada di pelosok Jepara."Harapannya kalau nanti ada ujian, tidak dipusatkan saja di Polres Jepara, karena banyak anggota kami tersebar di pelosok," harap Budi.  Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler