Ombak Tinggi, Dua Kapal Penyebrangan ke Karimunjawa Dilarang Berlayar
Padhang Pranoto
Senin, 27 November 2017 15:04:54
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Syahbandar Jepara Suripto menyampaikan, hal itu sesuai dengan prakiraan cuaca yang dirilis oleh BMKG. Karenanya, pihaknya mengeluarkan maklumat pelarangan berlayar bagi kedua kapal tersebut menuju Karimunjawa.
Pantauan MuriaNewsCom, dua kapal tersebut lego jangkar di pelabuhan kartini. KMP Siginjai terlihat menutup palka. Begitu pula KMC Express Bahari yang terlihat tidak ada kegiatan. Sementara kapal-kapal nelayan kecil, terlihat memperbaiki mesin kapal.
"Kondisi ombak bisa mencapai empat meter di siang hari. Selain itu, embusan angin bisa mencapai 4-15 knot di perairan Laut Jawa," ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



