Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Khotimah (32) warga Dukuh Pesajen RT 02/04, Kelurahan Demaan, Kota Jepara mengatakan ombak mulai meninggi mulai pukul 02.30 dinihari. Sekitar satu jam kemudian, air mulai mengempas rumah-rumah dan masuk kedalam perkampungan.

"Yang ambruk itu rumah tetangga saya Pak Bambang. Mulai ambruk jam setengah empat pagi. Namun mereka (keluarga Bambang) dan lima orang anaknya sudah mengungsi ke rumah saudaranya sejak semalam," tuturnya.

Baca: Ngebut Hindari Hujan Deras, 2 Siswa SMKN 1 Kalinyamatan Jepara Tewas Tabrak Pembatas Jalan

Hal itu dibenarkan oleh Khoirudin (40). Menurutnya, ombak besar memang sering terjadi di musim seperti ini. Namun yang terjadi kali ini cukup besar. 

Menurutnya, terakhir kali ombak yang menerjang rumah-rumah di Demaan berlangsung empat tahun silam.
"Ombak tingginya sekitar tiga meter. Menerjang rumah-rumah yang ada di pinggir pantai. Air juga masuk sampai ke tengah kampung, ketinggian air 30 cm," ungkapnya.Menurutnya, diwilayahnya terdapat lima rumah yang terimbas gelombang tinggi. Empat diantaranya yakni rumah milik Najib, Slamet, Khoirin dan Bambang roboh sementara rumah Giyanto kondisinya rusak. Hal serupa juga terjadi di Kelurahan Ujung Batu. Dua rumah yang berada di RT 15, RW 04 mengalami roboh diterjang ombak. Mereka adalah rumah milik Kaswadi (45) dan Priyadi (37).Saat ini warga dibantu Polisi, TNI, Tagana dan BPBD Jepara sedang bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang roboh. Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler