Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Kecamatan Karimunjawa Nor Sholeh. Menurutnya, pihaknya memiliki pasokan sebanyak delapan ton beras. 

"Sudah mulai didistribusikan ke desa-desa yang ada diwilayah Karimunjawa. Kemarin untuk Desa Parang dan Kemujan sudah diambil," ujarnya, Senin (18/12/2017).

Dirinya merinci, sediaan sebanyak 8 ton beras itu masing-masing untuk Desa Karimun sebanyak 3 ton, Desa Kemujan 2,5 ton, Desa Parang 1,5 ton dan Desa Nyamuk 1 ton. Selain untuk pulau-pulau tersebut, sebagian jatah untuk Karimunjawa juga didistribusikan untuk warga yang ada di Pulau Genting. 
Sholeh mengatakan, musim baratan biasanya berlangsung hingga tiga bulan lamanya. Dimulai pada akhir Desember sampai akhir Februari atau awal Maret. Namun demikian, pada tahun 2017 baratan  datang lebih awal, pada awal Desember. "Kami khawatir durasi baratan akan berlangsung lebih lama dari tahun sebelumnya. Tinggi gelombang bisa mencapai empat meter di bulan-bulan Januari," tuturnya. Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler