APKJ Minta Seni Ukir Jepara Dijadikan Mulok Wajib di Sekolah
Padhang Pranoto
Rabu, 20 Desember 2017 18:31:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Achmad Zainudin Ketua APKJ menyebut, langkah tersebut penting untuk mengenalkan seni ukir tersebut secara dini kepada generasi muda Jepara. Menurutnya, hal itu penting untuk menumbuhkan rasa memiliki (handarbeni) terhadap kerajinan ukir.
"Kami mohon kepada bupati agar mengajak dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk menjadikan pengetahuan tentang ukir sebagai muatan lokal (mulok) wajib untuk siswa SD dan SMP. Hal itu harapannya menjadikan pelajar mengenal motif-motif ukiran," kata Zainudin, saat dilantik sebagai Ketua APKJ periode 2017-2022, kemarin di Pendapa Pemkab Jepara.
Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengaku akan segera mewujudkan aspirasi itu. Menurutnya, ia akan segera menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga untuk merealisasikannya.
"Kami akan menindaklanjuti hal tersebut dengan berkoordinasi dengan Disdikpora. Supaya apa yang menjadi aspirasi ini benar-benar terlaksana," janji bupati.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



