Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Satu di antaranya dari Koramil Tahunan yang menyerahkan bantuan dari warga kepada Tumisih, Rabu (20/12/2017). Sembako sebanyak tiga kardus diserahkan kepada  perempuan berusia 80 tahun itu.

"Kami menyalurkan bantuan masyarakat yang diserahkan melalui Koramil untuk kemudian diserahkan kepada Tumisih," kata Serda Sutomo, Babinsa Koramil Tahunan yang bertugas di Desa Senenan, Kecamatan Tahunan.

Baca Juga: Hidup Seorang Diri, Nenek 80 Tahun di Jepara Tergolek Sakit di Ranjang Kayu Selama 7 Bulan

Menurutnya, kondisi kesehatan Tumisih masih belum pulih sepenuhnya. Hal itu karena hingga kini dirinya belum mendapatkan perawatan medis secara intensif. 

Sutomo menyebut, Tumisih tidak memunyai akses terhadap fasilitas kesehatan bantuan pemerintah. Hal itu karena dirinya tidak memiliki identitas diri seperti KTP dan KK. Sehingga menyulitkan untuk penanganan yang lebih intensif. 
"Selain itu kalau dirawat di rumah sakit, juga tak ada yang menunggui karena ia (Tumisih) tak memiliki anak. Saudaranya pun sudah tua dan sakit-sakitan pula," ujar Satriowati, cucu angkat Tumisih. Menurut dia, Tumisih tinggal seorang diri di dalam gubuk berukuran lebih kurang 5x7 meter persegi. Untuk makan, ia mengandalkan bantuan dari tetangga sekitar. Dikatakannya, bantuan dari berbagai pihak memang mulai berdatangan. Selain dari Koramil Tahunan, adapula bantuan dari kepolisian setempat, ormas dan sempat mendapatkan pemeriksaan dari puskesmas setempat. "Yang paling dibutuhkan adalah sembako, sebab yang bersangkutan makannya kan ditanggung oleh tetangga-tetangga sekitar. Jadi kalau ada bantuan tersebut, agak meringankan kami," tuturnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler