Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Desa Welahan HM Sumarno mengatakan, tanggul yang ambrol berada di perbatasan antara wilayahnya dan Desa Ketileng Singolelo.

"Tadi dari BBWS sudah datang untuk melakukan pengecekan. Rencananya, perbaikan tanggul menggunakan alat berat akan dilakukan pada hari Sabtu (23/12/2017)," ucapnya.

Untuk sekarang, lanjut Sumarno, tengah dilakukan pemberian karung-karung berisi tanah, untuk kemudian dipasang pada lokasi yang ambrol.

Menurut dia, kerusakan yang terjadi pada tanggul tersebut telah dideteksi oleh BBWS. Rencananya, pada tahun 2018 akan dilakukan perbaikan permanen pada tanggul tersebut. 

Namun karena debit air yang terlalu besar, dan kerusakan pada bangunan tanggul, sehingga ambrol. Saat ini di bagian atas tanggul hanya tersisa sedikit tanah, sekitar 40 cm yang bisa dilewati oleh petani."Tapi itu ya bahaya kalau dilewati oleh warga, apalagi motor. Untungnya, lokasi ini akan segera diperbaiki karena ini juga sebagai jalur yang dilewati oleh petani jika hendak tandur (menanam padi)," tambahnya. Diberitakan sebelumnya, tanggul tersebut ambrol dan mengancam sekitar 30 hektare sawah yang telah ditanami. Penyebabnya diduga karena bangunan pintu air tidak kuat menahan arus air yang berasal dari pertemuan Sungai Mayong Kidul, pengairan sawah dan Sungai SWD. Editor : Ali MuntohaBaca  Tanggul Sungai Desa Ketileng Jepara Ambrol, Puluhan Hektare Padi Terancam Puso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler