Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Jumlah bantuan beras itu, nantinya akan diberikan kepada nelayan melalui Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jepara, yang kemudian disetorkan kepada desa lalu penerima," ujar Sujimo, Kabid Ketahanan Pangan DKPP Jepara, Kamis (21/12/2017).

Menurutnya, pemberian jatah sebesar itu diberikan sesuai dengan stok yang dipunyai oleh DKPP. Sujimo mengatakan, cadangan beras pemerintah sekitar 34 ton lebih, dibagi-bagi antara jatah untuk nelayan dan warga Karimunjawa.

Dikatakannya, untuk warga Karimunjawa telah diberi bantuan beras sebanyak 8 ton. Menurutnya hal itu sesuai dengan permintaan dari pemerintah kecamatan setempat. 

Disinggung mengenai kecukupan jatah bagi nelayan, Sujimo mengatakan pihaknya telah memberikan seluruh stok yang ada di Gudang DKPP.
"Terkait kecukupan, seandainya nanti memang diperlukan tambahan bisa dimintakan lagi lewat bupati," ujarnya. Ditanya mengenai kemungkinan ‎Pemkab Jepara meminta tambahan dari Bulog, Sujimo mengatakan hal itu harus berdasarkan situasi khusus."Permintaan cadangan beras bisa dari provinsi. Sedangkan kalau meminta dari Bulog, sepengetahuan saya harus ada situasi tertentu. Contohnya darurat kebencanaan," tuturnya. Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler