Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jepara Inah Nuroinah menyebut, pada laman tersebut kini ada 30 pengusaha skala kecil menengah dan mikro. Adapun produk yang tersedia bermacam rupa, mulai dari furnitur hingga oleh-oleh khas Bumi Kartini.

"Ini tindak lanjut dari perjanjian kami dengan Bank Negara Indonesia di tahun 2015 silam. Hasilnya adalah ini E-Commerse yang disebut MallJepara.com. Hal ini kami lakukan untuk memfasilitasi dan memperluas jaringan pasar para perajin kecil yang ada di Jepara," tuturnya, Senin (1/1/2018).

Ia berharap, dengan munculnya layanan ini bisa memperluas daya jangkau penjualan produk khas Jepara.

Ia mengakui, selama ajang pameran yang diselenggarakan oleh dinasnya, belum menjangkau seluruh UMKM yang ada di wilayah tersebut. Selain itu, upaya itu dilakukan untuk meningkatkan promosi produk lokal, ke pasar yang lebih luas.

Inah menyebut, pemkab melalui Disperindag bersifat sebagai fasilitator. Sedangkan produk-produk yang dijual murni berasal dari pengusaha lokal Jepara.
"Sebelum bergabung ke layanan ini (MallJepara.com) pengusaha kami survei terlebih dahulu. Hal itu menyangkut kualitas dan kuantitas produknya. Artinya, ketika ada pesanan banyak mereka bisa melayani secara baik, tidak kekurangan dari sisi mutu ataupun jumlah," jelasnya.Dikatakan, tidak ada syarat khusus untuk membuka lapak di MallJepara. Namun demikian, keberadaan layanan ini diperuntukan bagi pengusaha UMKM asli Jepara, yang telah memiliki produk dan mampu memenuhi pesanan.Pantauan MuriaNewsCom di laman tersebut, ada enam kategori jualan yang ditawarkan. Di antaranya kerajinan, batik dan tenun, makanan dan oleh-oleh, jasa order, furnitur dan fashion.Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari belasan ribu hingga ratusan juta untuk produk-produk berskala besar.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler