Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mohammad Taufiq, Kepala Bulog Sub Divre Pati menyebut, beras yang dipasok ke Pasar Bitingan langsung habis diborong pedagang. Harga yang dipatok untuk beras dari Bulog adalah Rp 8 ribu perkilogram.

"Harapannya lonjakan harga beras dapat segera teratasi. Untuk harga jual (dari pedagang ke pembeli) kami membebaskan, asal tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 9.450 perkilogram," tuturnya.

Perlu diketahui, saat ini untuk beras kualitas medium di Kudus dijual dengan harga Rp 10.500 perkilogram.
Sementara itu, Kholiq (37) seorang pedagang di Pasar Bitingan mengaku, kualitas beras yang didroping oleh Bulog, kurang bagus. Meskipun harga yang dipatok dari badan tersebut jauh dibawah HET. "Kualitasnya kurang bagus, sehingga ketika kami jual peminatnya kurang," kata dia.Ia berharap, agar beras yang nantinya dipasok oleh Bulog dapat lebih bagus. Hal itu untuk memastikan konsumen puas akan beras yang telah mereka beli.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler