Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ayah korban, Musafak bin Munari (45) mengatakan, korban menderita kelainan dan meninggalkan rumah pada Kamis sekitar pukul 11.00 WIB. Merasa kehilangan anggota keluarganya ia lantas melaporkan hal itu kepada Polsek Nalumsari.

Tak disangka, setelah hilang selama tiga hari jasad Agung ditemukan mengapung di Sungai Tunggul. Menurut Sokib, seorang saksi mata. Korban ditemukan dalam posisi telentang. Memakai celana pendek warna biru dan kaus oblong berwarna cokelat.

Selain Sokib, saksi lain yang ada di tempat kejadian mengakui hal serupa. "Ketika lewat sekitar pukul 11.00 WIB saya melihat ada mayat. Begitu tau ada jazad, saya langsung melaporkan kejadian itu kepada yang berwenang," tuturnya.

Kapolsek Nalumsari AKP I Made Surawan mengatakan, dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Diduga yang bersangkutan tak dapat berenang."Setelah ditemukan, korban kemudian divisum oleh dokter Puskesmas Nalumsari. Tidak ada tanda kekerasan, dugaan sementara yang bersangkutan meninggal karena tak bisa berenang," tuturnya.Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk kemudian dikuburkan di pemakaman setempat.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News