Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu disampaikan oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Mulyo Desa Undaan Lor Rohwan. Menurutnya, bantuan tersebut kini hanya diparkir di gudang milik kelompok tani.

Ia menyebut, bantuan alsintan yang diperoleh pada 2015 silam hanya sekali digunakan. "Itu saja keblebek lumpur dan tak bisa jalan untuk yang combine harvester. Soalnya tanah di sini sangat berlumpur," ucapnya, Selasa (16/1/2018).

Selain ketidakmampuan berjalan di sawah yang terlalu berlumpur, alat pemanen itu juga tidak efektif. Hal itu karena ketika diujicoba banyak padi yang tidak terpanen dengan baik, sehingga menyebabkan kerugian.

Hal itu terjadi pula pada alat penanam benih padi. Meskipun dinilai sangat membantu petani, alat tersebut tidak cocok untuk lahan di Desa Undaan Lor.
"Kalau untuk daerah lain mungkin cocok, tapi disini tidak. Mengingat ukurannya yang kecil. Untuk panen, kami menggunakan harvester‎ dengan cara menyewa milik swasta. Sementara bantuan kami tidak dipergunakan. Untuk harvester bantuan sering lose tingkat panennya karena itu kami banyak merugi," urainya.Ia mengatakan, sebelum ada bantuan tersebut belum ada studi kelayakan antara alat dengan sawah di lokasi tersebut."Kalau bisa kita dari gapoktan mendapatkan ganti bantuan yang sesuai dengan medan yang ada di Desa kami. Beberapa bantuan seperti pompa air maupun traktor bisa kami gunakan dengan baik," pungkas Rohwan.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler