Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Latar belakang kegiatan ini mengingat bahaya narkoba semakin meningkat. Hal ini bisa menjadi bom waktu, bahkan ada murid SD di Jepara yang dimanfaatkan pengedar untuk menjadi kurir," tutur Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho.

Ia menyebut, siswa sebuah sekolah dasar di Mlonggo tersebut memang dimanfaatkan pengedar narkoba karena ketidaktahuan. Yang bersangkutan diberikan uang untuk mengantarkan sebuah paket.

Baca: Asyik Pesta Miras, Belasan Pelajar di Kudus ’Diseret’ Ibu Kandung ke Kantor Polisi

Tak diketahui ternyata isi paket tersebut adalah narkoba. Menurutnya, saat ini pihaknya terus mengembangkan kasus tersebut.

"Sementara pelajar SD tersebut kami berikan pembinaan oleh tim kami. Adapun kejadiannya terjadi lebih kurang sebulan lalu," ucapnya.Diterangkannya, pada tahun 2017 ada 30 kasus narkoba dengan 36 tersangka. Sementara pada 2016 ada 26 kasus dengan 36 tersangka yang ditangani oleh Polres Jepara. Sedangkan, pada awal tahun 2018 ada tiga kasus yang sedang ditangani oleh Kepolisian Resort Jepara.Oleh karena itu, Kapolres Jepara menganggap kerjasama antar lembaga dalam penanganan narkoba sangat penting. Selain deklarasi anti narkoba, kedepan polisi akan memberikan materi terkait pendidikan anti narkoba ke sekolah-sekolah."Kerjasama antar lembaga penting dilakukan, agar peristiwa seperti ini (kurir narkoba anak sd) tak terjadi lagi. Selain itu, kami ingin ada pembelajaran anti narkoba, supaya pelajar mengetahui bahayanya narkotika," pungkas Yudi.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News