Mobil Tempati Lima Besar Penyumbang Inflasi di Kudus
Padhang Pranoto
Jumat, 2 Februari 2018 14:43:04
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Pada Januari 2018 di Kudus terjadi inflasi sebesar 1,00 persen dengan Indeks Harga Konsumen atau IHK 138,03, lebih tinggi dibanding Bulan Desember 2017 yang mengalami inflasi sebesar 0,60 persen dengan IHK 136,67," ujar Kepala Badan Pusat Statistik Kudus Sapto Harjuli Wahyu, Jumat (2/2/2018).
Dikatakannya, dalam penghitungan inflasi pihaknya mengacu pada volume barang dikalikan dengan kenaikan harga.
Pada sektor bahan makanan seperti beras, tuturnya, memang sempat mengalami kenaikan harga sehingga menyebabkan inflasi. Di kelompok bahan makanan, kenaikan indeks mencapai 3,26.
Dirinya menjelaskan, ada yang unik pada barang penyumbang inflasi di Kudus, yakni mobil. Di Kota Kretek, kendaraan roda empat itu berada pada urutan lima besar penyumbang inflasi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



