Ini 7 Kecamatan di Kudus yang Terkena Bencana Saat Hujan Tinggi Melanda
Padhang Pranoto
Selasa, 6 Februari 2018 17:15:11
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kudus Bergas C. Penanggungan mengatakan, ada tujuh kecamatan yang terdampak. Lima di antaranya mengalami banjir, yakni Kecamatan Jekulo, Mejobo, Jati, Bae dan Kaliwungu. Sementara dua sisanya yakni Dawe dan Gebog mengalami bencana tanah longsor.
"Banjir di Kecamatan Jekulo merendam Desa Plajen, Padang, Sido Mulyo, Bulung Kulon dan Bulung Cangkring. Sementara di Kecamatan Bae, genangan air terjadi di satu desa yakni Ngembal Rejo dan di Mejobo tiga desa setidaknya terendam air yakni Desa Hadiwarno, Kirik dan Temulus," ucapnya, Selasa (6/2/2018).
Dirinya mengungkapkan, hingga Selasa pagi desa-desa di kawasan Kecamatan Jati sudah surut. Di antaranya di Desa Tanjung Karang, Gamong dan Sido Rekso. Sementara itu di wilayah selatan masih terdapat beberapa titik yang tergenang banjir.
Bergas melanjutkan, saat ini warga tengah melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan rumah. Selain itu, pihaknya juga bergotong royong dengan TNI dan Polri serta PMI Kudus untuk menambal tanggul jebol, di Sungai Piji, Desa Hadiwarno mulai pagi ini.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



