Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal tersebut dilakukan Bulog bersama Pemkab Jepara dalam operasi pasar, guna menstabilkan harga beras, Rabu (7/2/2018).

Kepala Gudang Bulog Jepara Ahmad mengatakan, beberapa saat lalu harga beras kualitas medium dapat mencapai Rp 11 ribu perkilogram. Dalam operasi pasar tersebut, beras dijual dengan harga Rp 8.400 perkilogram, lebih rendah dari harga pasaran yakni, Rp 9.300 per kilogram.

"Operasi pasar ini merupakan rangkaian yang dilakukan Bulog dan Pemkab Jepara guna menstabilkan harga beras. Ada tiga pasar yang menjadi sasaran, yakni Pasar Bangsri, Pasar Jepara Dua dan terakhir di Pasar Pecangaan. Kegiatan sudah dilakukan sejak hari Senin (5/2/2018), sampai dengan hari ini," ungkapnya.
Dirinya merinci, ada lima ton beras kualitas medium yang digelontorkan di tiga pasar itu. Untuk Pasar Bangsri dan Jepara Dua masing-masing dijatah 1,5 ton beras. Sementara dua ton sisanya, digelontorkan untk Pasar Pecangaan.Menurutnya, dengan operasi pasar yang dilakukan oleh pemkab dan Bulog berharap dapat menekan harga beras. "Kedepan harga beras akan semakin turun, mengingat bantuan beras sejahtea (Rastra) sejumlah 770.360 kilogram akan segera didistribusikan Senin pekan depan," tuturnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler