91 KK dan Tiga Sekolah Terdampak Banjir di Sumberejo Jepara
Padhang Pranoto
Kamis, 8 Februari 2018 16:50:51
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Data Pusdalops BPBD Jepara, warga terdampak berada di tiga rukun tetangga (RT) dan dua Rukun Warga (RW). Sebanyak 30 KK ada di RT 03 RW 1, 7 KK di RT 1 RW 2, 48 KK di RT 2 RW 1 dan 6 KK di RT 1 RW 1. Sementara sekolah yang terdampak berada di RT 2 RW 1.
"Dari assesment yang kita lakukan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Kerusakan bangunan pun tak ada," ujar Didik Irawan Operator Pusdalops BPBD Jepara.
Ia menyebutkan, banjir tersebut terjadi karena adanya pertemuan dua sungai yang meluap akibat hujan lebat. Setelah sempat merendam perkampungan dengan tinggi 1,5-2 meter, air cepat surut.
"Banjir meninggalkan lumpur. Warga secara bergotong royong membersihkan lingkungan rumah," katanya.
[caption id="attachment_137225" align="aligncenter" width="715"]
Seorang siswa menunjukan tumpukan buku yang basah karena terendam banjir, Kamis (8/2/2018). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)[/caption]Sementara itu, Kepala MTS Miftahul Huda Hanif Syaifudin memaparkan sekitar 100 muridnya tak dapat masuk sekolah. Selain merendam ruang kelas, banjir juga menenggelamkan beberapa unit komputer.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



