Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Rusmiati (45) seorang penjual bumbu di pasar tersebut mengaku, kenaikan mulai terjadi hari ini. Menurutnya, kenaikan murni terjadi karena faktor alam.

"Ini kata pemasoknya karena ada cuaca hujan, banjir dimana-mana sehingga mobil (distributor) tak bisa jalan sehingga harganya naik," katanya, Jumat (9/3/2018).

Dirinya menyebut, kenaikan ini berlaku pada semua jenis cabai, baik rawit, cabai merah besar dan keriting. Kenaikan harga berkisar Rp 2000, perkilogram. Selain harga cabai yang naik, komoditas bumbu lain yang mengalami kenaikan harga adalah bawang putih, kini harga perkilogramnya mencapai Rp 34 ribu.
Meskipun terjadi kenaikan harga pada bumbu dapur, namun dirinya mengakui belum ada pelanggan yang protes. Dirinya memperkirakan, kenaikan harga tersebut akan berangsur turun ketika musim hujan telah mereda."Biasanya kalau sudah musim kemarau nanti turun kembali harganya. Ini kan karena hujan pasokannya turun," tuturnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler