Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


AKP Mahendra Kapolsek Keling mengatakan, dari kejadian itu tak ada korban jiwa. Namun demikian, kerugian yang dialami oleh Hartini diduga mencapai Rp 160 juta.

"Kronologinya sekitar pukul 02.00 (Rabu dinihari) korban (Hartini) sedang tidur sendirian, karena semua anak-anaknya kerja di luar kota. Nah saat itu, ia didatangi empat orang memakai penutup kepala mengancam pemilik rumah. Kemudian pelaku mengikat tangan dan kaki dengan tali rafia, juga menutup mata korban," ujarnya.

Setelahnya, Hartini dipaksa menunjukan harta bendanya. Setelah itu, perampok leluasa menguras harta benda yang disimpan di dalam rumahnya.

Sekitar satu jam beraksi, pukul 03.00 WIB perampok kemudian meninggalkan kediaman Hartini. Baru sekitar pukul 09.00 WIB, korban bisa beringsut menuju gerbang rumahnya, kemudian minta ditolong oleh karyawannya.
"Ia kemudian ditolong oleh karyawannya. Kebetulan korban ini punya toko onderdil di rumahnya. Barang-barang yang diambil pelaku ada perhiasan dan uang, kerugian sekitar Rp 160 juta," ungkap Mahendra.Dirinya mengungkapkan, pihaknya bekerjasama dengan Polres Jepara untuk mengungkap kasus tersebut. Tim Identifikasi pun telah turun ke tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan barang bukti."Saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut," tutup Kapolsek Keling.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler