Si Bola Mata-Anahom, Persembahan dari Dua Generasi di FASBuK
Padhang Pranoto
Minggu, 1 April 2018 11:41:34
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Itulah yang mengemuka sesaat setelah Ima dan Rhy, sastrawan yang sama-sama berasal dari Kecamatan Dawe, Kudus, menunjukan kebolehannya.
Ima, yang seorang guru menampilkan karyanya "Si Bola Mata". Dikatakannya, karya tersebut merupakan penggalan-penggalan status yang ia buat sejak tahun 2017. Malam itu, Jumat (30/3/2018) ia memamerkan karyanya beserta anak didiknya yang tergabung dalam Teater SAKA.
Sementara Rhy menampilkan karya bertajuk ANAHOM. Dalam performance art itu, ia mengajak serta dua orang karibnya.
Dikatakan Rhy, ia menceburkan diri dalam dunia teater secara tak sengaja. Menurutnya, ia bukanlah seorang yang mengkhususkan diri belajar mengenai dunia pertunjukan panggung.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



