Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu dikatakan Ketua Umum PAMMI Jepara Aris Isnandar. Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan organisasi untuk mengeliminir potensi konflik ditengah arena orkes.

Diantaranya dengan mewajibkan penggunaan pakaian yang sopan, tak memperbolehkan minum miras dan sebagainya. "Ini harus ditata, bagaimana kedepan Jepara kondusif. Kita siap bermitra dengan pemerintah dan pihak keamanan. Kita perlu duduk bersama untuk menyampaikan ide ini. Selain itu dari penggemar musik dangdut (penonton) juga perlu komunikasi," ujarnya, Jumat (13/4/2018) siang.

Hal serupa Ketua Harian PAMMI Jepara Joko Lukito. Menurutnya, ihwal pemberian izin manggung di siang hari telah diketahuinya dari rapat bersama pihak kepolisian yang ia ikuti.

Baca Juga:
Putusan itu, langsung ia paparkan kepada anggota-anggotanya. Menurutnya berbagai tanggapan disampaikan artis musik melayu, dibawah binaannya. Meskipun menerima akan keputusan tersebut, namun pihaknya menginginkan musyawarah lebih lanjut dengan pemerintah."Kami sudah memerintahkan sekretaris kami untuk membuat surat yang ditujukan kepada bupati dan dewan. Nanti bagaimana tanggapan terkait ini," ungkapnya.Ia membeberkan, beberapa pentas dangdut yang sempat tertunda akhirnya batal. Itu karena, tuan rumah tetap menginginkan pentas dangdut di malam hari."Beberapa empunya rumah sudah kami lobi untuk dapat menjadwalkan ulang orkes, namun tidak mau, mereka menginginkan tetap malam untuk menghibur tamu. Sehingga uang panjar minta dikembalikan," paparnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler