Ya Ampun! Perias Pengantin Asal Jepara Ini Sering Nge-fly saat Merias
Padhang Pranoto
Selasa, 17 April 2018 18:19:46
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Saya sudah sejak tahun 2010 lalu menggunakan. Tapi tidak terus-terusan, hanya kalau mau merias pengantin saja. Biar tahan melek, tidak ngantuk," ujarnya, didepan pewarta, pada gelar kasus di Mapolres Jepara, Selasa (17/4/2018) siang.
Untuk mencukupi kebutuhannya itu, ia kerap membeli sabu-sabu sebanyak seperempat gram. Jumlah sebanyak itu, ia dapatkan dengan harga sekitar Rp 400 ribu.
Dengan stok yang dimilikinya, Anna kemudian mempergunakannya secara bertahap. Hanya diwaktu-waktu tertentu dirinya mengonsumsi sabu-sabu.
Namun petualangan janda warga Dukuh Gajian, Desa Bangsri RT 1 RW 8, Kecamatan Bangsri itu, harus berakhir pada Jumat (13/4/2018) lalu. Sehabis mengonsumsi sabu di rumah rekannya, ia ditangkap oleh polisi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



