Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


APBD yang ada di sebuah daerah, tentunya terbatas untuk bisa digunakan membangun kemajuan sebuah wilayah itu sendiri. Karenanya, mutlak diperlukan keterlibatan dan partisipasi pihak swasta untuk mendorong kemajuan daerah.

”Yakni dilaksanakan melalui kegiatan investasi atau penanaman modal. Sehingga akan sangat membantu sebuah daerah untuk maju di bidang pembangunan ekonominya,” kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BMPPT) Jepara Diyar Susanto.

BMPPT menyadari bahwa tugas penting ada di pundak mereka. Dengan visi ”Terciptanya Pelayanan Penanaman Modal yang Mendukung Pertumbuhan Perekonomian Daerah”, sejumlah hal sudah dilakukan BMPPT guna mewujudkannya.

Misi yang diusung BMPPT sendiri sudah jelas. Menurut Diyar, misi itu diterjemahkan ke dalam lima hal. Yakni melaksanakan promosi dan pembinaan penanaman modal, meningkatkan profesionalisme pelayanan perizinan penanaman modal, mewujudkan sistem informasi pelayanan perizinan penanaman modal, melaksanakan fasilitasi dan kerja sama dalam rangka penanaman modal, dan meningkatkan kualitas SDM guna terciptanya aparatur yang profesional.

”Kami mengacu kepada standar pelayanan minimal yang telah kita tetapkan. Pelayanan yang dilakukan, harus dalam kerangka menuju kepuasan masyarakat,” katanya.

Sebagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang memiliki kewenangan di bidang pelayanan publik, BPMPPT memang menerapkan sejumlah hal, agar pelayanan bidang investasi memuaskan para penanam modal.Pelayanan itu adalah dengan menerapkan pola pelayanan One Stop service (OSS) atau Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, dalam melayani perizinan. Kemudian melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang jenis-jenis perizinan, prosedur, persyaratan, dan retribusi perizinan. Sosialisasi dilakukan lewat kegiatan sosialisasi tatap muka, lewat media cetak maupun elektronik.BMPPT juga melaksanakan monitoring perizinan kepada perusahaan, baik perusahaan asing atau perusahaan dalam negeri.  Lantas mengkoordinasaikan penyelenggaraan perizinan dengan dinas terkait (tim teknis, red) untuk mempercepat proses pelayanan perizinan.Di bidang SDM, BMPPT juga mengikuti diklat atau pelatihan yang diadakan Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, baik tingkat dasar, hingga lanjutan dan sektoral.”Semuanya kita lakukan, untuk menjaga iklim investasi di Jepara berjalan baik. Semua penanam modal bisa terpuaskan oleh pelayanan kami. Iklim investasi di daerah bisa berjalan dengan baik, apabila didukung dengan berbagai faktor. Di samping memang harus adanya kondusivitas daerah, kepastian hukum, ketersediaan lahan, dan tenaga kerja. Sehingga semua akan berjalan dengan baik,” imbuhnya.Editor: Merie

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler