Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Insiden pembunuhan oknum TNI di salah satu tempat karaoke, beberapa hari lalu seolah menyulut emosi pemkab. Karenanya, pemerintah setempat langsung bertindak tegas akan menutup seluruh karaoke yang masih beroperasi sebelum tahun baru tiba.
Bupati Kudus Musthofa tak main-main untuk menutup tempat karaoke bandel. Musthofa bekerja sama dengan forkopinda, seperti TNI, Polri, dan Satpol PP. Apalagi ini menjelang tahun baru, Musthofa menegaskan jika Kudus harus bersih dari karaoke. “Masyarakat bisa merayakan tahun baru dengan nyaman" kata Musthofa, Kamis (29/12/2016) malam saat melakukan razia bersama pihak terkait.
Kegiatan razia dilakukan hingga Jumat (30/12/2016) dini hari. Bahkan, Musthofa akan menggelar pengajian untuk merayakan pergantian tahun. Ini merupakan penegasan religiusitas masyarakat di kota Kudus. "Aparat Satpol PP bersama dengan TNI dan Kepolisian Resor Kudus akan menutup semua tempat karaoke malam ini juga," tambahnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



