Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal ini diungkapkan Amin, salah seorang warga setempat. Dia memperkirakan air limbah yang mengalir mengarah ke permukiman. Adapun warnanya putih dan berbuih. “Aroma air juga tidak sedap. Sangat mengganggu warga,” kata warga RT II ini di Kudus, Kamis (9/3/2017).
Akibatnya, sumur milik warga menjadi berbau. Seluruh warga yang tinggal di sekitar RSUD tak lagi menggunakan air sumur. Mengingat baunya yang tidak sedap. ”Kami kini terpaksa harus menggunakan air PDAM karena air sumur sudah tidak layak lagi,” ungkap Amin.
Warga berharap RSUD mengecek hal itu. Supaya warga tak terus menerus mengalami persoalan limbah dari RSUD.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



