Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Seksi (Kasie) Sumberdaya Pemuda Disdikpora Kabupaten Kudus, Wagiman Sutrisno, saat ditemui MuriaNewsCom di kantornya Senin (10/4/2017) mengatakan, ada empat poin yang masih menjadi kendala dalam pembinaan pemuda di lingkungan Kabupaten Kudus.
Pertama, berkaitan dengan kemauan. Menurutnya, kesadaran dan ketertarikan pemuda dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dinilai masih lambat. Pemuda masih merasa dirinya belum waktunya untuk terjun ke masyarakat.
Mereka merasa masih bebas dengan kegiatan nongkrong, memancing sepanjang hari, dan mengisi waktu dengan hal-hal kurang bermanfaat. Hal itu, kata dia, perlu adanya pendampingan intensif dan sosialisasi yang maksimal sebagai solusi.
Kedua, kurangnya integritas dan karakter. Sedari dini, perlu diterapkan nilai-nilai juang dan kejujuran dalam diri pemuda. Sehingga, dalam perjalanan ke arah dewasa mampu menghadapi permasalahan masyarakat dan memberikan solusi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



