Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Jualan di sini lebih enak, lebih nyaman. Pasarnya bersih dan cukup ramai pengunjung," ujar Alfiah (42), ditemui di Pasar Baru, Rabu (12/4/2017).
Pedagang sembako asal Desa Loram Wetan itu membandingkan berjualan di Pasar Wergu dengan lokasi yang baru. Saat di Pasar Wergu, pedagang kepanasan di waktu musim kemarau, dan kehujanan waktu musim hujan. Apalagi kalau sudah hujan, pasar menjadi becek dan terlihat kumuh sehingga pengunjung merasa enggan datang berbelanja ke pasar.
"Sekarang kalau hujan tidak becek lagi. Kondisi pasar bagus. Fasilitas juga bagus. Tinggal penyelesaian beberapa bagian," terang Alfiah.
Memang belum semua pedagang tertampung di Pasar Baru. Karena pembangunan pasar belum selesai 100 persen. Sebagian besar pedagang yang belum bisa pindah adalah pedagang sepeda dan ternak unggas. Mereka masih menunggu penyelesaian pembangunan kios di Pasar Baru. Saat ini, mereka bertahan di Pasar Wergu sampai waktu yang belum bisa ditentukan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



