Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Saat itu, kegiatan digelar di Donohudan, Boyolali. Lebih hebatnya lagi, ketika momen itu, Akrom masih berusia 12 tahun. Kini, Akrom kembali mengikuti kegiatan serupa, tapi tingkat pendidikannya lebih tinggi. Yakni tingkat MTs.
Saat dijumpai MuriaNewsCom, di MTs N 2 Kudus, Selasa (25/4/2017), Akrom tampak serius mengikuti Aksioma tahun ini. Saat ditanya soal prestasinya lalu, dia antusias menceritakan pengalamannya dari awal belajar mengaji hingga bisa menjuarai Aksioma MTQ tingkat Provinsi.
"Alhamdulillah saya senang. Saya kaget bisa juara di sana. Tidak nyangka bisa juara," ucap Akrom.
Dia mengakui, saat itu baru memulai belajar qira. Yaitu sekitar umur 11 tahun atau kelas 4 MI. Saat itu, ia mondok dan sekolah di MI Darul Ulum, Ngembalrejo, Bae milik Yayasan Darul Ulum Kudus. Di sana dia mulai belajar qira dari gurunya di sekolah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



