Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Pasalnya, dalam setiap pemutaran film cukai di masing-masing desa, banyak pedagang kaki lima (PKL) yang kemudian menggelar dagangannya di lokasi pemutaran film. Mereka turut memeriahkan kegiatan yang digelar Bagian Humas Setda Kudus tersebut.


Sebagaimana yang terlihat di Lapangan Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kudus, pada Kamis (21/7/2016) malam. Banyak PKL yang memanfaatkan momen itu, untuk menjual aneka dagangannya. Sehingga suasana menjadi meriah. Warga yang datang, juga banyak yang memanfaatkan momen itu, sambil melihat pemutaran film. "Fenomena ini tentu saja merupakan satu hal yang bagus. Tujuan sosialisasi kita tercapai, juga warga mendapatkan manfaat yang baik dari kegiatan ini," kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kudus Putut Winarno.


Menurut Winarno, kehadiran PKL di lokasi acara, membuktikan jika sosialisasi tersebut diterima dengan baik oleh warga. "Sehingga apa yang kemudian kita inginkan dengan sosialisasi itu, bisa berjalan dengan baik. Sedangkan warga lainnya juga bisa mendapatkan sesuatu yang lain dari kegiatan itu," terangnya.


Sebagaimana diketahui, sosialisasi pemutaran film atau video iklan cukai ini, adalah bagian dari memahamkan warga Kudus akan dana cukai itu sendiri. Bagaimana penerimaannya, digunakan untuk apa saja, dan bagaimana manfaatnya untuk warga Kudus itu sendiri.


Kegiatan di Desa Tergo, adalah satu dari sekian banyak desa yang disambangi untuk sosialisasi ini. Roadshow ke desa-desa memang menjadi prioritas dalam sosialisasi film cukai ini.


"Karena bagi kami, warga di seluruh wilayah Kudus harus paham akan aturan cukai ini. Termasuk warga di masing-masing desa. Jadilah kami anggap sosialisasi ke desa-desa ini penting. Sehingga sosialisasi akan bisa meluas ke setiap wilayah di Kudus," terang Winarno.


Setelah Desa Tergo, sosialisasi akan dilaksanakan di Desa Gribig (Kecamatan Gebog) pada 23 Juli 2016, kemudian Desa Besito (Kecamatan Gebog) pada 27 Juli 2016, Desa Kirig (Kecamatan Mejobo) pada 30 Juli 2016, dan Desa Pladen (Kecamatan Jekulo) pada 6 Agustus 2016 mendatang.

"Ada beberapa desa lagi yang akan kita sambangi, namun jadwalnya baru kita tentukan. Yang jelas, kita akan datangi desa-desa yang ada di Kudus, supaya sosialisasi bisa maksimal," imbuhnya. (HMS/CUK/SOS)

Editor: Merie

  

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler