Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ya, sejumlah gaun dari batik rancangan Yuli Astuti, pemilik Muria Batik Kudus, menjadi salah satu yang ditampilkan di even JFC, yang digelar di Jogja Expo Center (JEC), pada Sabtu (27/8/2016) malam.
Yuli sendiri merupakan satu di antara sekian perancang busana atau desainer, yang menampilkan karyanya di JFW. Karena tema utamanya adalah batik, maka gaun-gaun yang dirancang Yuli, memang diaplikasikan dengan kain-kain batik yang cantik.
”Saya mengangkat tema The Soul of Batik Kudus. Biar semua bisa melihat bahwa batik Kudus itu bisa masuk ke dalam berbagai jenis rancangan pakaian. Dan ternyata memang bisa,” jelas Yuli, kepada MuriaNewsCom, Senin (29/8/2016).
Ada kurang lebih 10 baju batik yang didesain Yuli dan dipentaskan malam itu. Mengambil tema busana muslim, masing-masing kain motif batik Kudus itu berpadu indah di atas panggung catwalk JFW. Kombinasi dengan motif-motif batik Kudus yang unik, memang membuat baju-baju Yuli menjadi berbeda.
Menurut Yuli, dengan tema JFW tahun ini yang mengangkat 1.001 batik, membuat pihaknya leluasa untuk bisa berkreasi dengan beragam motif batik yang dimilikinya. Sehingga menghasilkan karya yang indah dan mampu memikat pengunjung catwalk JFW malam itu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



