Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Komisioner KPU Kudus Divisi Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih, Pengembangan Organisasi, SDM dan Umum Rumah Tangga Syafiq Ainurridho mengatakan, KPU melakukan pemutahiran data pemilih berkelanjutan menghadai pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kudus, Juni 2018.

“Koordinasi dengan Disdukcapil terkait data warga yang pindah baik ke luar Kudus atau masuk ke Kabupaten Kudus. Namun karena belum ada MoU antara Kemendagri KPU RI, data yang kami butuhkan belum bisa diberikan,” katanya.

Guna mendapatkan data tersebut, KPU melayangkan surat ke tiap pemerintah desa di Kabupaten Kudus. KPU meminta data pemilih terkait adanya warga yang telah meninggal atau pindah domisili.

“Kami juga meminta bantuan kepada Pemdes untuk mendata warga yang sudah berusia 16 tahun pada Juni 2018 mendatang. Hingga saat ini sebagian desa sudah mulai proaktif mengirimkan data yang kami minta,” katanya.
Selain melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, KPU Kudus juga terus menggencarkan pendidikan pemilu kepada warga. Kemarin, KPU menggandeng Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kelas pemilu di SMA 1 Bae.Para siswa itu diperkirakan menjadi pemilih pemula pada Pilkada 2018 mendatang. Mereka sebelumnya belum pernah menggunakan hak suaranya. Karena itu perlu diberikan pemahaman terkait pentingnya Pemilu atau Pilkada.Syafiq mengatakan, pihaknya belum bisa memperkirakan jumlah pemilih pemula pada Pilkada 2018. Sebab, KPU Kudus juga masih menunggu daftar pemilih dari KPU Pusat. “Dengan kelas pemilu ini, diharapkan para pelajar tidak apatis pada politik dan menggunakan haknya secara bijak,” pungkasnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler