Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Warga yang butuh pelayanan pun jadi sewot. Sebab, mereka tak mendapati adanya aktivitas di kantor tersebut. ”Saat saya datang, pintu depan kantor ditutup. Satpam mengatakan kalau pelayanan memang dihentikan karena hampir semua karyawan BPJS sedang ada acara di luar,” kata salah seorang warga, Eni Mardiyanti.
Eni yang juga seorang aktivis HIV/AIDS di Kudus menuturkan, penutupan kantor pelayanan BPJS berakibat warga kecewa. ”Ya, ini tentu sangat mengecewakan. Saat peserta BPJS Kesehatan terlambat membayar iuran, langsung kena sanksi. Ini malah pegawainya enak-enakan pergi kondangan saat jam kerja,” tandasnya.
Seorang satpam kantor mengatakan, penutupan layanan tersebut dilakukan pukul 12.00 WIB. Awalnya, penutupan dilakukan hingga sampai jam pulang kantor. ”Hanya, tiba-tiba ada perintah dari atasan kalau kantor disuruh buka lagi sekitar pukul 14.00 WIB,” tandasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



