Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ada beberapa indikator yang kemudian memperlihatkan bahwa bidang kelautan dan perikanan di wilayah itu, sudah dioptimalkan potensinya dan bergerak pada koridor yang ada. ”Karena kita memang ada beberapa sasaran pembangunan, yang kita optimalkan pada kurun waktu 2007-2012 lalu. Dan sejauh ini memperlihatkan kondisi dan situasi yang bagus,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jepara Achid Setiawan.

Sasaran pembangunan yang dimaksudkan adalah meningkatnya penanganan terhadap nelayan korban pascabencana alam di laut. Yakni dengan target peningkatan 5 kasus per tahun, dan penurunan jumlah kasus kecelakaan di laut dengan target 3 kasus per tahun.

Kemudian meningkatnya produksi perikanan tangkap dengan target peningkatan produksi sebesar 3% per tahun, dan meningkatnya pemanfaatan teknologi penangkapan, dengan target 2 paket teknologi yang terdesiminasi per tahunnya.

Termasuk juga peningkatan produksi perikanan tangkap, diupayakan dengan optimalisasi alat tangkap ramah lingkungan. Serta peningkatan kualitas hasil tangkapan, penyediaan sarana dan prasarana kepelabuhan dan pendaratan ikan yang memadai serta optimalisasi tempat pelelangan ikan (TPI).

Lantas terlihat juga meningkatnya pengembangan usaha pengolahan dan pemasaran produksi perikanan, melalui peningkatan kapasitas teknis dan kelembagaan kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan, dengan target 4 kelompok per tahun.

Dinas juga tidak melupakan sasaran lainnya dari nelayan itu sendiri. Yakni meningkatnya peran aktif kelompok masyarakat, dalam pengawasan dan pengendalian sumberdaya kelautan. Serta tumbuhnya kelompok masyarakat pengawas baru, dalam mendukung terciptanya kondusivitas di wilayah perairan Jepara, dengan target penurunan kasus sengketa nelayan sebesar 37,5%.Termasuk meningkatnya produksi perikanan budidaya laut, air tawar dan air payau 3% per tahun, dan dan meningkatnya pemanfaatan teknologi penangkapan dengan target 2 paket teknologi yang terdesiminasi per tahunnya. Peningkatan produksi tersebut ditunjang dengan upaya penerapan Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB) dan Cara Pembenihan Ikan Yang Baik (CPIB) serta penguatan kelembagaan kelompok pembudidaya ikan.”Serta meningkatnya pengelolaan dan rehabilitasi kawasan ekosistem pesisir dan laut. Semua sudah kita lakukan pembangunannya dengan sasaran-sasaran tersebut, dan sudah bisa dilihat hasilnya sekarang,” terang Achid.Setiap bentuk kegiatan yang dilakukan itu, menurut Achid, adalah demi visi dan misi terwujudnya pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang optimal dan berkelanjutan. ”Ini semua dilakukan, guna mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera,” imbuhnya. (ADS)Editor: Merie 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler