Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Sawah di Desa Karangsari, Kecamatan Brati, Grobogan berubah jadi spot mancing favorit warga. Sebabnya, sawah tersebut sudah tiga bulan lebih tergenang air.

Tak hanya warga sekitar yang datang memancing ikan di sawah seluas 700 hektare itu. Warga dari Kudus dan Pati juga turut berburu ikan di sana.

Cara mencari ikannya pun bermacam, mulai memancing, branjang hingga menjaring ikan. Bahkan, ada yang sampai dapat 5 kg ikan dalam sehari.

Baca juga: Sawah-Sawah di Pati Terendam Banjir, Luasnya Bikin Petani Nangis

Paryanto, salah satu warga yang turut mencari ikan di sana mengaku saat branjang bisa mendapat hingga 5 kg. Sementara, bila memancing hasilnya lebih sedikit.

“Di sini kalau tukang branjang dan jaring ikan bisa dapat sampai 5 kg sehari. Tapi kalau mancing ya seadanya, dapat sekilo ya syukur,” ucapnya, Rabu (9/2/2022).

[caption id="attachment_271298" align="alignleft" width="1280"] Salah satu warga yang mencari ikan di persawahan yang menjadi spot ikan di Desa Karangsari, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Rabu (9/2/2022). (MURIANEWS/Saiful Anwar).[/caption]

Camat Brati Joko Supriyanto mengungkapkan sejak tergenang sekitar tiga bulan lalu, sawah tersebut jadi lokasi memancing favorit warga.Ia menyebut, ada beberapa jenis ikan di sana, seperti ikan nila dan wader berukuran cukup besar.“Luas sawah yang tergenang dan jadi spot memancing ikan ini sekitar 700 hektar. Jadi malah bukan panen padi, tapi panen ikan nila dan ikan wader sebesar telapak tangan orang dewasa,” terangnya.Joko mengimbau warga supaya berhati-hati saat memancing. Sebab, saat hujan, air justru naik dan bahkan kedalaman mencapai lebih dari satu meter.“Kita ingatkan kalau mancing atau jaring ikan agar hati-hati. Terutama saat hujan turun air sawah jadi lebih dalam," kata Camat. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler