Nggak Kebagian Kupon OP Minyak Goreng, Sejumlah Warga Grobogan Gigit Jari
Saiful Anwar
Selasa, 22 Februari 2022 12:21:10
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan – Penyelenggaraan operasi pasar (OP) minyak goreng yang dilakukan Pemkab Grobogan agaknya perlu evaluasi. Itu dilakukan lantaran banyak warga kurang mampu yang tak kebagian kupon.
Sebagian warga yang datang ke Kecamatan Godong untuk membeli minyak goreng (migor) murah pun harus gigit jari. Mereka tidak tahu juga harus membawa kupon untuk membeli minyak goreng di sana.
Salah satunya dialami Evi. Dia kecewa lantaran tidak mendapatkan infomasi lengkap terkait penyelenggaraan tersebut.
Baca juga: Catat! Grobogan Kembali Gelar Operasi Pasar, 3.000 Liter Minyak Goreng Digelontorkan
Seperti diharus membawa kupon. Gegara itu, pun tidak bisa membeli migor murah Rp 14 ribu.
“Saya dapat info dari FB, tidak ada keterangan wajib membawa kupon,” kata dia menunjukkan flyer (selebaran) lama yang memang tidak tercantum wajib bawa kupon.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sebagian warga kecewa karena sudah datang ke Kecamatan Godong namun tak mendapatkan minyak goreng murah. (Murianews/Saiful Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan – Penyelenggaraan operasi pasar (OP) minyak goreng yang dilakukan Pemkab