Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Penyelenggaraan operasi pasar (OP) minyak goreng yang dilakukan Pemkab Grobogan agaknya perlu evaluasi. Itu dilakukan lantaran banyak warga kurang mampu yang tak kebagian kupon.

Sebagian warga yang datang ke Kecamatan Godong untuk membeli minyak goreng (migor) murah pun harus gigit jari. Mereka tidak tahu juga harus membawa kupon untuk membeli minyak goreng di sana.

Salah satunya dialami Evi. Dia kecewa lantaran tidak mendapatkan infomasi lengkap terkait penyelenggaraan tersebut.

Baca juga: Catat! Grobogan Kembali Gelar Operasi Pasar, 3.000 Liter Minyak Goreng Digelontorkan

Seperti diharus membawa kupon. Gegara itu, pun tidak bisa membeli migor murah Rp 14 ribu.

“Saya dapat info dari FB, tidak ada keterangan wajib membawa kupon,” kata dia menunjukkan flyer (selebaran) lama yang memang tidak tercantum wajib bawa kupon.

Sejumlah warga yang sudah datang ke Kecamatan Godong pun terpaksa harus pulang dengan tangan kosong. Beberapa mengaku datang dari desa yang cukup jauh.Camat Godong Bambang Haryono mengungkapkan, kupon yang diberikan kepada kecamatan totalnya 392 buah. Sedangkan, di Kecamatan Godong total ada 28 desa. Per desa pun hanya mendapat masing-masing sekitar 12 buah kupon.“Kupon hanya 392, kecamatan hanya membantu penyaluran kupon,” terang Camat.Sebagaimana diketahui, OP migor di Grobogan hari ini menyasar Kecamatan Godong dan Wirosari. Masing-masing kecamatan diberi jatah 800 liter. Disperindag rencananya bakal melakukan OP lagi pada Selasa (23/2/2022) besok di Dalmadi Center Purwodadi. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler