Baby Volcano Nyembur, Setengah Hektare Sawah di Grobogan Terendam
Saiful Anwar
Selasa, 22 Februari 2022 16:32:23
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan – Baby Volcano atau Bledug Cangkring di Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan menyemburkan lumpur, Selasa (22/2/2022).
Peristiwa ini membuat setengah hektare sawah di sekitarnya terendam lumpur. Semburan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.
“Di bagin barat daya bledug mengeluarkan lumpur kecil. Lama-lama mengikis tepi kawah bledug yang penuh dengan lumpur. Kemudian tepat pukul 07.30 WIB, lumpur di kawah bledug tumpah mengalir melalui belik manten,” kata Kepala Desa Grabagan Eko Setyawan.
Baca juga: Ayam Panggang Bledug Kuwu, Kuliner Grobogan yang Lezatnya Khas
Eko mengatakan lumpur mengalir ke areal persawahan di sekitar bledug. Luas persawahan yang tertimbun lumpur sekitar setengah hektare.
“Kerugian diperkirakan Rp 5 juta. Padi sudah mulai menguning yang tertimbun lumpur. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, karena tidak ada warga masyarakat di lokasi kejadian,” tambah Kades.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Semburan material lumpur yang berasal dari Baby Volcano di Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan, tadi pagi. (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan – Baby Volcano atau Bledug Cangkring di Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten