Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Angka kematian karena Covid-19 di Kabupaten Grobogan mengalami peningkatan. Pada pekan keempat Februari 2022, total sembilan orang meninggal karena Covid-19.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Grobogan, catatan tersebut sama seperti yang terjadi pada minggu ke-34 2021 lalu.

Sejak covid mereda, rata-rata kematian mingguan tertinggi ada empat orang. Bahkan beberapa kali mencatatkan nol alias nihil.

Baca juga: Diduga Korupsi, Oknum Perangkat Desa Jatipecaron Grobogan Ditetapkan Tersangka

Sementara, pada pekan keempat Februari 2022 ini kasus positif Covid-19 di Grobogan mencapai 492 orang. Kali terakhir kasus positif Covid-19 nyaris menyentuh 500 orang itu terjadi pada pertengahan 2021 lalu, yakni 446 orang.

Di sisi lain, capaian vaksinasi hingga Rabu (2/3/2022) untuk dosis pertama adalah 89,42 persen atau setara 1.019.653 orang. Sedangkan, dosis kedua sudah diberikan kepada 828.773 orang atau 72,68 persen.
Di sisi lain, capaian vaksinasi hingga Rabu (2/3/2022) untuk dosis pertama adalah 89,42 persen atau setara 1.019.653 orang. Sedangkan, dosis kedua sudah diberikan kepada 828.773 orang atau 72,68 persen.Adapun vaksinasi lansia untuk dosis pertama telah mencapai 78,45 persen atau tepatnya 115.373 orang. Untuk dosis kedua capainnya yakni 57,89 persen atau 85.137 orang.Kaum lansia disebut Dinkes menjadi kelompok yang rentan parah saat terpapar Covid-19. Karena itu, vaksinasi lansia terus digencarkan.“Lansia dan mereka yang memiliki komorbid menjadi yang rentan. Makanya, vaksinasi terus digencarkan,” tutur Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Djatmiko. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahm

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler