Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, GroboganKinerja sejumlah pejabat di Kabupaten Grobogan dievaluasi. Tak hanya para kepala dinas, Sekda Grobogan pun turut dievaluasi kinerjanya.

Evaluasi kinerja itu dilakukan di Hotel Solia Zigna Laweyan, Surakarta. Kegiatan evaluasi segelar selama tiga hari, yakni mulai Seniin (7/3/2022) hingga Rabu (8/3/2022).

Sekda Grobogan Moh. Soemarsono menerangkan, agenda tersebut bukan untuk langsung diadakan mutasi jabatan. Namun, hanya evaluasi kinerja bagi penjabat jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemkab Grobogan.

Baca juga: Lagi Santuy, Tukang Becak di Grobogan Ini Ketiban Minyak Goreng

“Bukan seleksi jabatan, hanya evaluasi kinerja. Yang lebih dua tahun atau menjelang lima tahun dilakukan evaluasi kinerja. Saya misalnya, per 12 April 2022 nanti genap lima tahun sebagai Sekda, maka saya ikut dievaluasi,” kata Sekda, Senin (7/3/2022).

Lebih lanjut, Sekda menerangkan, hasil evaluasi kinerja itu nantinya akan menjadi pertimbangan Bupati Grobogan Sri Sumarni. Apakah tetap mengukuhkan dirinya sebagai sekda atau akan dimutasi ke posisi yang lain.

Selain Sekda, ada 10 kepala dinas yang hari ini mengikuti agenda tersebut. Kesepuluhnya yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Kepala Dinas Pendidikan.

Kemudian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Asisten II Setda Grobogan Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat.
Kemudian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Asisten II Setda Grobogan Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat.Sekda menjelaskan, alasan agenda tersebut digelar di Surakarta agar tidak menyulitkan pihak-pihak yang diajak bekerjasama untuk evaluasi kinerja tersebut.Dalam agenda ini, Pemkab Grobogan bekerja sama dengan BKN Yogyakarta, BKD Provinsi Jateng, serta Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dan BKN Regional 1 yang kantornya di Yogyakarta.“Belum ada seleksi, ini baru evaluasi kerja,” tegas Sekda.Sebelumnya, ada enam posisi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Grobogan yang kosong. Bahkan ada satu yang kosong sampai setahun lebih. Saat ini, enam posisi itu ditempati seorang pelaksana tugas (Plt) dari OPD lain.Posisi tersebut yakni, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Asisten Perekonomian dan Asisten Administrasi Setda Grobogan. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler