Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Peristiwa kebakaran melanda di Desa Gunungtumpeng, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Kamis (31/3/2022). Musibah itu menimpa rumah Pardi, warga setempat yang tinggal di Dusun Banyupait RT 4 RW 4

Kebakaran yang terjadi pukul 09.43 WIB itu membuat rumah Parti sampai rata dengan tanah. Api juga sempat merambat di dua rumah samping lokasi kebakaran.

Kabid Damkar Satpol PP Grobogan Ignatius Gogot Cahyanto mengatakan kabakaran itu diduga disebabkan kompor yang lupa dimatikan. Api pun cepat merambat karena rumah berbahan kayu.

Baca juga: Nenek Suwati Pati Menangis Rumahnya Kebakaran Gegara Lupa Matikan Kompor Saat Rebus Jagung

Menurutnya, peristiwa itu bermula saat warga setempat mendengar suara ledakan dari bagian dalam rumah Pardi. Saat dilihat, ternyata api sudah melalap rumah tersebut.

“Warga ini kemudian meminta tolong. Kemudian datang sejumlah warga berusaha memadamkan api,” tuturnya.

Tim Damkar yang menerima laporan kebakaran itu kemudian meluncur dan sampai di lokasi pukul 10.15 WIB. Api sudah berhasil dipadamkan oleh warga. Mereka pun langsung melakukan pemadaman dan pendinganan dan kembali ke kantor sekitar pukul 12.00 WIB.
“Kerugiannya sekitar 300 juta dari kebakaran rumah ini,” tambah Gogot.Camat Karangrayung Munawar, rumah milik Pardi terbakar habis. Sedangkan, rumah di sebelahnya milik Suwito dan Dasi terbakar sebagian. Rumah yang rata dengan tanah itu berukuran 9x8 meter berbahan kayu senilai sekitar Rp 100 juta.“Yang ikut terbakar, uang tunai Rp 190 juta dan emas 45 gram senilai Rp 20 juta serta perabotan. Kerugian total beserta rumah sekitar Rp 310 juta,” papar Camat.Meski terdapat kerugian secara materi, kabakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler