Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Kondisi jalan di Kabupaten Grobogan diklaim sudah membaik. Peningkatannya pun disebut meningkat pesat, yakni dari 48 persen pada 2017 jadi 79 persen di 2021.

Dengan kondisi jalan yang sudah membaik, Pemerintah Kabupaten Grobogan pun mulai mengalihkan fokus pembangunan. Kali ini, sasarannya adalah pembangunan perkantoran.

“Infrastuktur jalan kan mayoritas sudah baik. Kecamatan-kecamatan (kantornya, red) belum cukup baik. Kami mulai prioritaskan pembangunan kecamatan,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, Kamis (7/4/2022).

Baca juga: Bappeda Grobogan “Gusur” Kantor Kecamatan Purwodadi

“Tahun ini kami bangun kecamatan Purwodadi. Mudah-mudahan tahun depan bisa menambah kecamatan yang lain,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Grobogan berencana membangunkan kantor Bappeda Grobogan dengan menggusur Kantor Kecamatan Purwodadi. Sementara, Kantor Kecamatan Purwodadi dibuatkan tempat baru.

Selama ini, kantor Bappeda masih “numpang” di kantor BPPKAD Grobogan. Rencananya per tahun depan akan dibangun kantor Bappeda di lokasi yang kini ditempati kantor kecamatan Purwodadi.

“Bappeda sudah kami rencanakan. Kami inginnya membangun kantor Bappeda yang representatif, yang tidak sekadar perkantoran saja. Rencananya kantor dan ruang pertemuan di Kecamatan Purwodadi dirubuhkan total, tapi rumah dinasnya kami pertahankan,” tambahnya.Kantor lain yang juga ditargetkan bisa segera dibangun yakni Inspektorat. Inspektur Grobogan Much. Susilo menerangkan, untuk DED (Detail Engineering Design) sebenarnya sudah mulai disusun sejak 2019 lalu. Meski, seiring berjalannya waktu ada perubahan-perubahan desain.“Setelah kami cermati, ada pemanfaatan ruang yang kurang efektif. Semula rencana empat lantai, mungkin menjadi tiga lantai. Maka RAB (rencana anggaran dan belanja) dan gambar (DED) harus kami revisi,” Susilo.Meski begitu, Susilo enggan menyebutkan besaran anggaran pembangunannya. Dia hanya memperkirakan pembangunan belum bisa dilakukan tahun ini.“Kondisi keuangan (tahun ini) lagi sulit, kayaknya gagal maning ini (sepertinya gagal lagi ini),” kata dia. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler